Tak Berkategori

“Mimi, kita ke rumah sakit, yuk”

tired

Beberapa hari terakhir ini, di pertengahan September 2016, aku harus disibukkan dengan persiapan menyusun bahan-bahan Rencana Kerja Anggaran dan Kementerian Lembaga Direktorat Pemberdayaan Zakat tahun 2017 untuk Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VIII DPR.  Konsyering dilaksanakan selama 3 hari 2 malam dari hari Senin sampai dengan Rabu, dilanjutkan dengan pendampingan di Cisarua di Wisma Kopo , DPR selama dua hari dari hari Jumat sampai dengan Sabtu. Jadwal yang padat dan memang sedang menjaga untuk ga terlalu banyak makan (baca : diet dengan pola yang sembarangan :D) membuat aku sedikit agak kurang fit. Sebenernya bukan diet juga tapi sedang mengurangi makan nasi dan skip makan malam.

Puncaknya pulang dari Cisarua, malam minggu nya kepala pusing dan lemes ga bisa bangun dari tempat tidur. Belum ngerasa sakit siy waktu itu, tapi kalau sampai ngelewatin ga makan Sop Sumsum buatanya Oma karena ga nafsu makan, berarti aku udah bener-bener sakit hehehe.
Aku tuh anti banget minum obat. Kalau ke dokternya siy fine-fine aja demi dapat surat izin ga masuk kantor dari dokter. Tapi obat kalo ga antibiotik jarang banget aku abisin. Setiap minum obat kalau ga  eneg dulu harus pake ritual yang panjaaaang. Mulai siapin air minumnya , harus teh manis dengan kadar manis yang pas, ga terlalu manis banget tapi juga ga tawar banget, siapin pisang, atau kue-kue manis penawar rasa pahitnya. Loncat-loncat dulu di tempat, tarik napas panjang, tutup hidung baru bisa gleghh, masuk obatnya. Itu juga kalo berasa aneh sedikit bau obatnya langsung dimuntahin lagi. Ribet kan? Makanya kalo ga sakit parah-parah banget Cuma pusing dan flu biasa aku ga pernah minum obat.

Oma abis-abisan ceramahin aku dan maksa aku ke dokter. Disuruh medical check up lah, sampai disuruh cek miom ke dsog. Padahal Cuma ngeluh lemes sama pusing doang. Buntut-buntutnya ngomong gini “Kalo kamu ada apa-apa mami juga yang repot..kalo kamu udah ga mau makan berarti kamu udah sakit” Hmmppp…yeah right Mum, Aku tahu aku doyan makan tapi kok parameter sakitnya cetek banget ya.

Miko apalagi worry nya minta ampun. Sampai berulang-ulang nyuruh aku ke rumah sakit. She’s still 6 years old though, ngerti apa miminya sakit apa.

Pipimus juga berulang kali nyuruh aku minum obat kalau sakit. Jangan Cuma lemes di tempat tidur aja.

Di tengah bertubi-tubi perhatian dan kekhawatiran itu, aku sendiri ngerasa Cuma butuh tidur dan istirahat aja siy. Ga sampai harus ke rumah sakit dan minum obat. Sama mencoba untuk makan sedikit.  Sedikit keras kepala memang.

Hari ketiga, aku masih terbaring lemah di tempat tidur. Miko pulang sekolah sehabis mid test, ngeliat aku masih di tempat tidur dia membujuk aku sekali lagi untuk ke rumah sakit. Dengan lemah, aku bilang ” Mimi gapapa kakak”. Dia pun beringsut terdiam.

Oma melihat aku ke kamar. Terus Oma cerita.

‘Tadi sebelum ujian, Miko nanyain kamu, Teh”

“Nanyain gimana, Mam”

“Mimi udah sembuh belum, Oma? Mimi udah ke rumah sakit?, gitu katanya”

“Terus Mami jawab apa”

“ya belum, mami jawab, terus pulangnya sehabis ujian, dia nanya lagi kamu udah ke rumah sakit atau belum”

Deg..Aku jadi terdiam..

Anakku Miko, ternyata benar-benar mengkhawatirkan aku. Sampai dia kroscek berulang kali memastikan aku sudah ke rumah sakit atau belum. Seakan-akan itu satu-satunya jalan keluar agar mimi nya bisa bangkit lagi dan bisa sehat lagi dan bisa bermain dengan dia lagi. Selama sakit memang banyak sekali momen-momen berharga yang harusnya aku lewatkan dengan dia. Yang harusnya aku bisa temani dia belajar menghadapi mid semester test, atau menemani dia nonton dvd My Little Pony kesukaannya, atau menemani dia saat dia makan Ayam Goreng kesukaannya. Sekedar bercanda dan menggoda dia atau berpelukan sebelum tidur. Semua itu jadi ga bisa.

Satu hal yang membuat aku menyesal adalah aku tidak bisa berusaha sekuat tenaga untuk tidak jatuh sakit.  Yang seharusnya aku lakukan karena aku adalah seorang ibu. Mum, literally, never ever should be sick. At least you should never let your body sick. Selain itu, minum Vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan juga salah satu opsi bagus untuk memulihkan diri seperti sedia kala. Theragran-M salah satu vitamin yang bisa dijadikan pilihan terbaik.  Theragran-M  memiliki kandungan Kombinasi Multivitamin (Vit A, Vit B, Vit C, Vit D, Vit E) dan Mineral esensial (seperti Magnesium dan Zinc) . Wow banget kan, cocok banget untuk case aku sekarang yang males banget minum berbagai macam jenis obat dan vitamin. Cukup 1 kaplet Theragran-M sehari , sewaktu atau sesudah makan, tentunya harus dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter sambil minta surat izin ga masuk..beuuhh..teteuuupp…Theragran-M juga sudah terbukti baik sebagai vitamin untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah sakit. Jadi aku bisa fit kembali dalam menjalani aktivitas bersama keluarga.

Tapi sebelum itu, yang pertama aku lakukan adalah makan dulu. Tiga hari bayangin ga makan. Lapernya ga tau udah kaya apa hahhaha. Aku menoleh ke samping, melihat Miko yang sedang nonton Rainbow Dash terbang ke tepi jurang menyelamatkan Pinkie Pie, sambil bilang

” Kak, mimi mau makan, Yuk makan bareng”.

Dia menoleh, mengerenyit sedikit, lalu bilang “Iya Mi, Miko mau telor, di ceplok ya”.

“Iya..kakaakk….”

“Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan taisho

 

 

 

35 thoughts on ““Mimi, kita ke rumah sakit, yuk”

  1. sama, Bu, aku juga sebenarnya anti minum obat soalnya udah kebanyakan obat dari kecil, he he he.. tapi kadang minum multivitamin tetep perlu biar badan gak mudah kena penyakit :).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *