Miko dan Mikha, Mimi

“Mimi, Bawa Apa Siy?”

Kalau pulang kerja atau pulang dari dinas, baik itu luar kota maupun dalam kota, Miko dan Mikha sekarang selalu nanya Mimi-nya bawa oleh-oleh apa.

“Mimi, bawa apa siy?”

Dan mereka bakalan ngecek ke tas atau tentengan yang aku bawa. Kalau menemukan sesuatu walaupun cuma botol minuman kemasan yang sudah diminum setengah, mereka udah girang luar biasa.

Dan fenomena ini baru-baru terjadi loh. Kira-kira sudah beberapa bulan belakangan ini. Biasanya kalau aku pulang cuma dipeluk aja dan disambut pake karpet merah. Hehe…ngga deng.

Akhirnya mencoba bertanya-tanya kan dengan beberapa teman, sahabat dan handai taulan. Dan rata-rata sama loh. Even ibu-ibu yang anak-anaknya udah pada gede, misal SMA or sudah kuliah pun, kalo mereka pulang anak-anaknya pasti nanya ” Bawa apa siy, Ma?”. Tanya temen-temen yang usia anak-anaknya hampir sama dengan Mikha Miko pun rata-rata sama.

Dari hasil ngobrol-ngobrol, akhirnya sampai pada tahap kesimpulan kalau memang anak-anak kita membutuhkan sesuatu yang bisa dijadikan simbol reminder kalau selama ibu atau ayahnya bekerja, mereka masih merasa diingat, mereka tidak dilupakan. Ya salah satu wujudnya adalah dengan membelikan oleh-oleh untuk mereka. Ga perlu mahal. Ga perlu sesuatu yang terlalu extravaganza. Seperti yang aku bilang, bahkan menemukan sebungkus permen di tas Miminya aja mereka sudah senang.

Tapi, ga mungkin kan kita memberikan anak-anak kita dengan hanya sebiji permen atau sebotol air minuman yang sudah diisi separuhnya. Tapiii, menyiapkan buah tangan untuk di bawa pulang setiap harinya kadang-kadang bisa jadi PR juga kan. Belum lagi waktu yang harus dipersiapkan untuk membeli sesuatu, kadang buat mengejar jadwal bus dan KRL aja butuh lari-lari dan menyingsingkan lengan baju. Budget yang harus dikeluarkan juga harus ekstra loh, di luar kewajiban pengeluaran rutin harian.

So, apa yang harus dilakukan, agar anak senang dan Mimi pun happy?

Kalau aku mulai melakukan hal-hal seperti ini :

1.  Buat alarm/note/reminder di HP atau post it yang ditempel di layar monitor

20170420_104529[1]
reminder
Ini antisipasi diri sendiri yang amat sangat pelupa. Sumpah deh, kadang kalo sudah di meja kerja, ngerjain kerjaan rutin, atau nge blog atau browsing, suka lupa sama hal-hal yang harus dilakuin. Seperti mengurus asuransi Mikha, telepon ke pihak asuransi soal reimburst atau nelepon appoinment buat jadwal kunjungan anak-anak ke dokter. Makanya penting banget bagi aku untuk bikin catatan to do list yang gampang dilihat. Jangan sampai akhirnya juga lupa ngelihat catatan to do list nya. Hahahaha.

2. Sesuatu yang dibawa pulang itu ga harus beli loh

Ternyata sesuatu yang kita bawa pulang itu ga harus sesuatu yang kita beli loh. Tapi bisa juga sesuatu yang kita buat untuk mereka. Beberapa contoh niy, seperti nge print lembaran mewarnai hasil unduhan di gugel, atau kalau lagi meeting di hotel membawa pensil atau pulpen yang suka dibagikan free di ruang meeting (Miko suka banget kalau dikasi pensil yang ada tulisan nama hotelnya hehe) atau print lembar kreativitas anak-anak. Ada beberapa blogger yang suka memberikan ide-ide craft yang bisa diunduh, seperti diari mami ubii, yang punya content freebies dan memberikan printable template yang bisa diunduh. Atau cek di pinterest, banyak banget pilihan printable coloring pages atau do it yourself pages yang bisa banget diunduh dan dibawa pulang untuk dimainkan di rumah. Ga perlu mengeluarkan biaya kan. Sekali-kali memanfaatkan fasilitas kantor untuk ngeprint aku rasa ga masalah. Asal jangan print atau fotocopy sampai satu buku aja. Tetep wise yahh.

 

3. Manfaatkan waktu luang sedikit di kantor untuk memikirkan dan membeli “sesuatu” untuk anak-anak.

Kadang-kadang Miko Mikha tuh suka nyeletuk atau pas lagi nonton tv bareng mereka suka ngomong gini

“Mimi aku mau itu dunk”

sambil nunjuk iklan salah satu minuman penyegar yang membungkus kalengnya dengan karakter Doraemon

atau pas Pipinya beliin minuman coklat bubuk salah satu brand yang Miko ternyata sukak banget.

atau Opa yang kadang-kadang suka kasitau kalau Miko sama Mikha lagi suka ngemil ini atau itu

Pokonya hal-hal kecil seperti itu lah yang kadang suka pop up di pikiran dan bisa jadi ide untuk membelikannya untuk mereka. Karena kesukaan anak-anak itu kadang-kadang suka berubah-ubah. Jangan disangka emak-emak aja ya yang selalu mengikuti perkembangan model tas terbaru, tapi anak-anak juga loh. Mereka juga mengikuti perkembangan kartun apa yang lagi favorit atau jajanan apa yang lagi kekinian.

Pernah beberapa periode waktu yang lalu (halah kesannya lama banget) Miko sama Mikha lagi keranjingan snack OAT CHOCO yang terbuat dari oat. Saking sukanya, sampai-sampai hampir tiap hari minta dibeliin itu. Tapi sekaraang udah ngga suka lagi. Malah waktu beberapa kali ke minimarket rak yang ada oat choconya dilewatin aja. Padahal kemaren-kemaren apaal banget.

20170319_090539
snack Oat Choco Kesukaan Miko Mikha

Ya itu karena kesukaan mereka gampang berubah. Aku juga harus pandai-pandai menangkap kegelisahan mereka. Alah. Kalau sekarang ini Mika Mikha ga ada kecenderungan ke salah satu brand makanan tertentu. Alias dibawain apa aja mereka udah seneng. Hahahaha. Dan Mimi seneng.

Jujur, sebagai orangtua kadang aku butuh waktu lama untuk men set pikiran agar bisa klik dengan anak-anak. Mungkin karena waktu sama mereka yang terbatas dan dari segi aku nya juga yang masih kurang komunikatif dengan anak sendiri. Jadi PR membawakan sesuatu buat mereka ini bener-bener jadi salah satu latihan aku untuk terus berusaha memberikan perhatian lebih pada mereka.

Dan membangun kepercayaan dan komunikasi yang baik antara aku dan anak-anak. Serta tentu saja berusaha mengenal mereka lebih baik lagi. Berusaha membentuk bonding yang lebih erat lagi dengan mereka. Agar bisa lebih bahagia lagi bersama.

Semoga yah.

Karena membangun pondasi keluarga yang kuat dimulai dari hal-hal kecil dulu.

7 thoughts on ““Mimi, Bawa Apa Siy?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *