First Visit To IKEA..And..That Was So FUN! – Ayo, ke IKEA-

Posted on

Dari zaman IKEA belum masuk indo udah jiper banget pengen kesana. Liat web IKEA hampir tiap hari, sampai-sampai browsing di fb or google yang buka jasa titip beli di IKEA dan bisa kirim ke indo. Akhirnya nemu tuh di fb ada online shop di indo yang secara reguler shopping di IKEA di Singapore buat beliin barang-barang pesenan customernya. Dan dia juga ada program resellernya. Jadi deh waktu itu aku sempet jadi resellernya. Walaupun cuma ngambil keuntungan 5rb-10rban/item tapi seneng banget bisa jual barang-barang IKEA. Sayang karena udah sibuk sama anak dan lain lainnya, online shop ku terpaksa closed for permanent hehe…

Well, anyway, pas tahu IKEA  masuk Indo, senengnya bukan main, meskipun pas tahu lokasinya  di alam sutera.. which is jauuuh banget dari Bekasi, setidaknya masih kesampaian lah ya ga perlu naik pesawat kesananya..

Akhirnya kesempatan itu datang juga, ceritanya abis silaturahim ke rumah saudara di Ciputat pas hari pertama lebaran dan mendadak ngeh kalo IKEA ga terlalu jauh dari ciputat. Well, okelah kita kesana meskipun dandanan masih pake gamis.

Oke, cukup intermezzonya…Menurut aku, ini 5 hal yang membuat belanja di IKEA begitu menyenangkan :

  1. Konsep ” You Can Buy Product By Yourself and Enjoy The Store Like You Own It “

Ribet ga siy, kalo kita mau beli sesuatu dikintilin terus sama mba-mba pramuniaganya. Padahal sebelum beli kan kita mau meneliti lamaa dulu, lihat bahannya lah, pas atau ga dengan yang kita mau, pas ga dengan budget kita, kadang sampai ngeluarin kalkulator segala sebelum beli sesuatu, atau bolak balik ke fitting room atau browsing-browsing dulu related product buat ngecek harga yang lebih murahnya. Dan kadang terasa akward ga siy kalo kita belanja modelnya kaya gitu di bawah tatapan maut pramuniaganya yang seakan-akan mau teriak ” Oke lo mau beli atau ga siy” or suudzonnya “Lo ada uang ga siy buat beli di toko ini”. Oke mungkin itu ga general ya, bukan mau mendiskreditkan pramuniaga, ga semua juga yang kaya gitu. Tapi pengen aja gitu belanja yang bener-bener bikin kita nyaman, bisa discuss sesuka hati kita dengan pasangan atau keluarga tanpa harus ada pramuniaga yang “intervensi”. Well, di IKEA tempatnya.

Di IKEA tuh kaya lo pergi ke suatu tempat gedee dan luas, dan lo bebas mau ngapain aja. Bebasnya dalam artian shopping ya bukan bebas tanda kutip. Lo bisa eksplor showroomnya dengan bebas, feel free to touch everything or even sit on it,  catat sendiri barang yang mau kamu beli, ambil sendiri, bahkan rakit sendiri. Konsep belanja mandirinya itu unik banget. Ga bakal lo temuin di tempat perbelanjaan yang lain.

2. Product “Usefull yet Unique and Sophisticated ”

Produk-produk IKEA itu didesain sedemikian rupa sehingga jadi produk yang berguna tapi tetap ada unsur kreativitas di dalamnya. Hmm, kaya series GRUNDTALL untuk gantungan handuk, pintu atau rak kaca. Stylish banget tapi esensi manfaatnya tuh tetep dapet. Produk-produk IKEA tuh juga buat kita mikir dan berkreasi sendiri. Gimana memanfaatkan ruang di laci-laci kitchen set kita dengan series dari VARIERA. Dan IKEA dengan murah hatinya menyediakan banyak sekali referensi dan inspirasi menggunakan dan memanfaatkan produk-produk IKEA. Which is berguna banget, karena ga semua dari kita punya sisi artistik yang tinggi kan. Well, actually i’m talking about me right now..:p

3. Ada Småland

Kenapa Småland masuk di peringkat 3? Prinsipnya itu pemikiran yang breakthrough banget kalo menurut gw. Karena menghabiskan waktu di IKEA bisa berjam-jam lamanya dan anak yang cranky bisa bikin mood belanja hilang. Sounds rude, but cmon that is reality. Intinya, orangtua happy karena puas berbelanja dan anak-anak pun happy karena bisa bermain di playground, mandi bola dan aktivitas-aktivitas lainnya di Småland. Dijamin aman dan setelah waktu bermain anak selesai mereka akan announce by speaker. Which is good, karena kadang-kadang kita suka lupa waktu kalau belanja, kan.

4. Free Parking

Ga usah dikasi tahu ya kenapa ini penting. Hehehe…Yang jelas kita bisa puas belanja dari siang sampai malam tanpa harus shock lihat tagihan parkir.

5. The Restaurant and The Food

Resto di IKEA itu ramah anak. Catet..dan itu penting banget. Ga semua toko loh bener-bener memperhatikan aspek kenyamanan bagi anak dan IKEA salah satunya. Mereka menyediakan menu khusus buat anak-anak dengan porsi yang cukup sehingga kita ga perlu susah payah menghabiskan leftover nya. Bisa bikin emaknya gendut lama-lama. Harga menu-menu nya cukup terjangkau ya. Meskipun baru nyobain ice cream and cinnamon roll nya, tapi baca-baca review di blog-blog soal rasa masakannya, rasanya ga usah diragukan lagi. Kalau kesana lagi pengen nyobain Swedish Meatball nya yang famous itu.

Intinya, seneng banget ke IKEA. Menurut gw, ke IKEA Indoesia itu bukan sekedar tempat belanja aja tapi tempat ekplorasi dan bagus banget buat killing time with family.

So, Ayo ke IKEA, dan kalau mau tahu info-info menarik seputar IKEA,
The Urban Mama membantu banget. IKEA dan The Urban Mama juga sering kerjasama dan bikin event-event seru yang menarik banget untuk diikuti.

Oke, Folks, That’s All….

 

IMG-20160706-WA0039IMG-20160706-WA0036

#IKEAIndonesia #TheUrbanMama #AyoKeIKEA #TUMIKEABlogCompetition.

 

 

2 thoughts on “First Visit To IKEA..And..That Was So FUN! – Ayo, ke IKEA-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *