P_20170821_090510

Digital Marketing : Ketika Satu Klik Saja Menjadi Berarti

Posted on

P_20170821_102152

Perbedaan Digital Marketing dan Traditional Marketing

Tidak pas rasanya membahas digital marketing tanpa kembali berkiblat pada pengertian marketing secara tradisional. Pada dasarnya marketing memiliki tujuan yang tetap sama yaitu meningkatkan awareness, menghasilkan penjualan, serta membentuk/menjalin loyalitas dengan customer. Yang membedakan antara tradisional marketing dengan digital marketing adalah metode yang digunakan.

Berikut adalah perbedaan digital marketing dan traditional marketing secara umum :

Traditional marketing

  1. Audiens yang dijangkau bersifat lokal, tidak dapat meraih audiens secara luas.
  2. Material marketing yang dihasilkan berbentuk fisik misal flyer, brosur dan lain lain sehingga memudahkan pembaca membacanya kapan saja, dan dapat menyimpannya untuk referensi di lain waktu.
  3. Sangat mudah dipahami untuk target segmen tertentu.

Digital Marketing

  1. Dapat melakukan penargetan audiens secara tepat, campaign sesuai data demografis yang ada mulai dari umur, lokasi, preferensi dll.
  2. Interaksi lebih meningkat bahkan dapat terjadi komunikasi dua arah antara seller dan customer
  3. Lebih efektif dari segi biaya
  4. Analisis data lebih mudah, menggunakan tools seperti Google Analytics, dll
  5. Hasil yang dicapai real time dan mudah diukur.
  6. Iklan atau ads dapat disesuaikan dan diubah-ubah, dinamis, tidak kaku.
Traditional Marketing vs Digital Marketing

See, betapa digital marketing memiliki poin yang lebih dibandingkan sistem marketing secara tradisional. Tapi bagaimana dengan pasar konvensional? Apakah dengan adanya digitalisasi marketing, pasar konvensial akan musnah. Ternyata tidak serta merta seperti itu, karena ketika strategi digital dan tradisional marketing direncanakan dan dikelola sedemikian rupa, maka keduanya akan menghasilkan impact yang lebih besar.

10 thoughts on “Digital Marketing : Ketika Satu Klik Saja Menjadi Berarti

  1. Zaman serba canggih teknologi seperti sekarang, ternyata faktor manusia tetap jadi yang utama ya. Apalagi robot itu memang ga bisa melayani konsumen seperti layaknya manusia. Ada art of selling yang mesti dipelajari biar jualan barang dan jasanya laku di pasaran 😊

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *