Miko dan Mikha

5 Hal Yang Bisa Dilakukan Untuk Melupakan Nge-Mall

Setiap menghadapi weekend, kadang suka bingung mau menghabiskan waktunya dengan gimana gimana. Mentok-mentok ngemall lagi ngemall lagi. Terkadang kebiasaan nge mall memberikan dampak yang kurang baik untuk anak-anak terutama membuat anak-anak menjadi lebih konsumtif. Dan biaya yang dikeluarkan yah lumayan ya.

Untuk kalkulasi aja, kalau ngajak Miko dan Mikha ke Mall di daerah Bekasi aja, biaya yang dikeluarkan rata-rata:

  • Transport Ke Mall PP = 75.000
  • Makan untuk 4 orang (Mimi, Pipi, Miko dan Mikha) = 250.000
  • Beli Roti, Kue, minum dan lain-lain = 50.000
  • Main di Playground/Fun World = 200.000

Total : 575.000

Tuh, ga beli apa-apa padahal, cuma makan dan main di Playground aja, bisa lebih dari 500ribu. Gimana coba kalau tiba-tiba Miko minta mainan, atau Mikha minta baju baru, atau Mimi minta kursi baru..#ehhh

Yang jelas.. Nge-Mall identik dengan pemborosan. Gapapa siy sekali kali, tapi kalau harus tiap minggu ke Mall lama-lama dompet Mimi teriak juga. Hehehe

Nah, gimana untuk menyiasati agar Miko dan Mikha ga keranjingan sama Mall, biasanya ini yang Mimi lakukan :

1. Mengajak Miko dan Mikha ikut beberes

Lemari yang rapi
Kalau lihat yang rapi-rapi seperti ini hati tentunya senang ya

Di lantai dua rumah, barang-barang hasil pindahan dari rumah yang lama belum sepenuhnya tertata. Apalagi perlengkapan Miko dan Mikha sewaktu kecil dulu, baju-baju mereka yang sudah lama, mainan-mainan, boneka-boneka, barang-barang keperluan rumah tangga, barang-barangnya adik-adikku dari zaman sekolah sampai kuliah, buku-buku, komik-komik, semuanya numplek plek di lantai dua. Kondisinya terus terang masih berantakan, rata-rata masih dikardusin dan harus segera dikeluarkan mana barang yang sudah tidak berguna lagi dan mana yang masih berfungsi dengan baik.

Memang siy, mengajak duo krucil yang heboh malah terkadang membuat semuanya malah menjadi lebih berantakan. Triknya, aku sengaja membuat space untuk mereka ngeberantakin macam-macam. Misalnya mereka main boneka-boneka sementara aku mengurusi laundry seperti menyeterika atau melipat pakaian.

Atau membereskan botol-botol dot nya Miko dan Mikha, wadah-wadah plastik dan buku-buku. Ya apa aja yang bisa dibereskan.

Ga perlu harus selesai hari itu juga. Karena kadang satu sampai dua jam Miko dan Mikha sudah jenuh dan minta turun ke kamar. Tapi minimal ada lah yang bisa dirapikan. Dan perhatian anak-anak bisa sedikit teralihkan sehingga tidak melulu minta ke Mall.

Baca juga yang ini ya : Tips-tips berhubungan dengan laundry

2. Menonton TV sama Miko dan Mikha

Selamat Pagi. Mulakan hari ini dengan senyuman . #upinipinluarbiasa #upinipin #lescopaque #goodmorning

A post shared by Upin & Ipin Official Instagram (@upinipinofficial) on

Menonton TV disini artinya benar-benar mengikuti acaranya dari awal sampai akhir. Bukannya disambi dengan main gadget atau ngerjain pekerjaan rumah tangga lainnya. Misalnya program TV kesukaan anak-anak sejuta umat Upin dan Ipin, aku menemani Miko dan Mikha menonton itu, sampai menyanyikan bersama-sama jingle opening songnya sambil pegangan tangan dan muter-muter di atas kasur. Terus juga menyimak ceritanya, kadang-kadang Miko ngejelasin ini itu. Karena tayangannya diulang-ulang terus ya jelas aja dia lebih hafal ceritanya hehhehe. Trus ketawa bareng, cekikikan bareng. Seru banget ternyata nonton sama anak-anak.

Baca juga yang ini ya : First visit to IKEA

3. Membuat Kue atau Makanan Bareng

Puding telor ceplok -prakarya pagi hari- #instafood #puding #buatmasakanmusendiri

A post shared by sinta khairunnisa (@sinta_novafni) on

Kalau ini biasanya melibatkan Oma. Hehe, secara Oma yang pinter masak. Tadinya aku mikir, ahh ribet banget kalo anak-anak ikut bantu-bantu. Tapi ternyata, iya ribet memang. Tapi surprisingly mereka bisa loh mengikuti intruksi-intruksi dari Oma. Seperti bikin puding telor ceplok beberapa waktu lalu. Tugas Miko mengeluarkan puding yang berwarna kuning dari cetakannya lalu menaruhnya ke cetakan yang lebih besar untuk dikasi cairan agar-agar berwarna putih. Atau waktu membuat donat, Tugas Miko dan Mikha memberikan meses dan taburan keju ke atas donat. Selain mengisi waktu, kelebihan aktivitas ini adalah anak-anak menjadi lebih disiplin dan lebih kreatif tentunya.

Baca juga yang ini ya : Resep seblak

4. Main game di Hp

Kita bertiga, Mimi, Miko dan Mikha, lagi keranjingan maen Subway Surf. Iyaaaa….seruu banget ternyatahh. Dan maennya di smart phonenya Pipi. Hahaha. Rule nya, yang kalah gantian maennya. Biasanya Miko dulu terus Mimi baru adek Mikha. Cuma Kaka Miko suka curang. Kadang dia main dua kali giliran. Kalau dia udah kaya gitu Mimi sama adek Mikha marah-marahin kaka Miko hehehe. Good thingnya mengajarkan sportif. Adek Mikha gitu-gitu konsekuen loh. Dia kalau kalah gilirannya pasti dikasi ke yang lain. Kaka Miko niy yang emang suka bandel hehhe.

Baca juga yang ini ya : ‘Mimi bawa apa siy”

5. Main dengan binatang peliharaan

Nah kalau ini Mimi jauh-jauh deh. Miko dan Mikha aja yang main. Mimi takut sama binatang soalnya. Sudah hampir tiga bulanan ini di rumah ada penghuni baru, seekor kelinci bernama Picu, pemberian Tantenya Miko dan Mikha.  Miko dan Mikha suka banget main sama Picu. Bukan hanya main, tetapi ikut memberi makan, membantu memandikannya, menggendong-gendongnya. Kadang-kadang Picu di biarin keluar kandang, lalu anak-anak sibuk ngejarnya. Aktivitas ini positif banget karena mengajarkan anak-anak untuk bertanggung jawab dan kasih sayang kepada makhluk hidup lainnya. Killing time tapi sekaligus memiliki good impact. Aura anak-anak juga kelihatan lebih bahagia. Itu yang terpenting.

Baca juga yang ini ya : Top 5 Places I like to Visit

Ternyata banyak ya yang bisa dilakukan selain nge-Mall. Dan ga harus keluar rumah juga. Kegiatan di dalam rumah juga bisa merangsang anak-anak mengeluarkan sisi mereka yang berbeda. Aku juga jadi tahu hal-hal yang selama ini luput dari perhatian. Misalnya, aku jadi tahu kalau kaka Miko suka nonton tayangan tentang binatang-binatang seperti Wild Animal gitu. Dan adek Mikha lebih suka agar-agar yang biasa bukan yang sebangsa nutri jell. Kaka Miko lebih prefer keju. Adek Mikha lebih suka coklat. Dan hal-hal semacam itu.

Melakukan hal bersama-sama juga dapat mempererat bonding antara ibu dan anak. Yang kadang-kadang ga bisa didapat kalau nge-Mall. Yang anak-anak kadang main sendiri di Playground sementara ibunya sibuk window shopping. Tapi kalau di rumah, melakukan kegiatan bersama, hati dan sentuhan yang akan banyak berbicara. Dan itu lebih baik dalam menciptakan kedekatan yang lebih harmonis tentunya.

Demikianlah, Selamat meluangkan waktu bersama anak-anak kita tercinta. Because, they are the reason for everything good in our life. 

1 thought on “5 Hal Yang Bisa Dilakukan Untuk Melupakan Nge-Mall

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *